Buscar

DUKA

Sungguh tak ada yang menyangka Tuhan sudah memanggilmu. Teringat kembali saat dulu kita tertawa gembira bersama, tak lupa jg saat kita bertengkar mendebatkan hal yang kurang penting
Kawan, memang kamu bukan teman sekelasku, memang kamu bukan teman yg kuharap slalu ada disetiap tawa dan dukaku, memang aku hanya mengenal pribadi luarmu. Tapi tak bisa kupungkiri kalau aku pun menyayangimu. Aku pun merasakan duka yang sakitnya sama seperti teman-temanmu.
Ada kekhawatiran. Tapi aku pun harus berpikir positive untuk kehidupanmu kini. Kamu pasti dapat tempat yang lebih baik disana.Tuhan sayang kamu, sama seperti kami disini

0 komentar:

Posting Komentar